Bos Pinjol Adakami Membocorkan Cara Penagihan DC Pinjol Adakami - Tools Pinjol Terbaru

Edukasi Pinjaman Online

Membantu anda untuk mengerti tentang hukum hutang piutang, PERBANKAN, PINJAMAN ONLINE, serta aturan hukum lain yang sering di jumpai di masyarakat. dan juga mempublikasikan berita berita trending terkini, informasi terupdate dan terpercaya.

Bos Pinjol Adakami Membocorkan Cara Penagihan DC Pinjol Adakami

bos pinjol adakami membocorkan cara penagihan utang
bernardino moningka vega sebagai direktur pinjol adakami membeberkan cara kerja desk collection pinjol adakami

26 September 2023 - Tools Pinjol
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) sebagai perusahaan pinjol menjelaskan bagaimana seorang debt collector (DC) melakukan penagihan ke nasabah dengan status kredit macet.

Bernardino Moningka Vega sebagai Presiden Direktur AdaKami mengatakan nasabah dengan status kredit macet akan dikelompokkan.

BACA JUGA:
Contoh: 
Kelompok pinjaman macet 1 s.d 10 hari di kelompok A. Setelah dikelompokkan, DC melakukan penagihan menggunakan sebuah layar yang diawasi oleh supervisi.
"Mereka desk collector tidak mengetahui nomor telepon karena informasi nasabah yang sangat privasi. DC cukup menekan tombolnya dan panggilan akan langsung tersambung,” jelasnya.

Seluruh nomor yang digunakan DC tersimpan di sistem perusahaan. Dengan cara ini, AdaKami dapat dengan mudah memeriksa apakah panggilan tersebut berasal dari DC perusahaan atau tidak.

Kemudian lembaga pengawas (supervisi) memantau apa ada pelanggaran dari pihak DC darimulai perilaku maupun kata - kata yang melanggar peraturan.

“Kami juga memiliki kata kunci yang melanggar peraturan AFPI, nah nantinya pengawas yang bicara,” imbuhnya.

Selain itu, jika ditemukan keluhan nasabah, tentunya pihak dari Adakami akan memverifikasi kebenarannya serta akan meminta nasabah untuk memberikan data tambahan terkait bukti pelanggaran penagihan.

"Hasil investasi kami laporkan kepada AFPI dan OJK. Jika terbukti, kami segera tindak sesuai SOP dengan SP (surat peringatan 1, 2, dan 3),” ujarnya. 
Dino menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan penagihan langsung ke lokasi kejadian. Seluruh kegiatan penagihan dilakukan melewati jaringan telepon.

“Jadi pihak kami tidak ada yang datang ke rumah, hanya menghubungi lewat telepon,” jelasnya.

Adakami memiliki sekitar 400 desk collector. Jumlah tersebut juga didukung dengan hadirnya pihak ketiga atau vendor DC. Ia menyatakan, seluruh DC sudah tersertifikasi.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
DMCA.com Protection Status