Pertandingan Sepak Bola Arema VS Persebaya Menelan Korban Jiwa, Berikut Kronologi Sebelum Terjadi Kerusuhan - Tools Pinjol Terbaru

Edukasi Pinjaman Online

Membantu anda untuk mengerti tentang hukum hutang piutang, PERBANKAN, PINJAMAN ONLINE, serta aturan hukum lain yang sering di jumpai di masyarakat. dan juga mempublikasikan berita berita trending terkini, informasi terupdate dan terpercaya.

Pertandingan Sepak Bola Arema VS Persebaya Menelan Korban Jiwa, Berikut Kronologi Sebelum Terjadi Kerusuhan

0
gambar kondisi di dalam tribun, Polisi menembakan gas air mata di dalam tribun saat terjadi kerusuhan di dalam tribun

02 October 2022-Tools Pinjol,
Tepatnya kemarin pada hari sabtu, pukul 20.00 telah terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya.

Kerusuhan ini menewaskan 127 korban, berawal dari kekalahan antara laga Arema vs Persebaya dengan hasil 2-3.

Di awal pertandingan masih lancar, namun setelah pertandingan berakhir sejumlah suporter Arema merasa kecewa sehingga terjadilah kekacauan, ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.
BACA JUGA:
Pendukung Arema turun ke lapangan untuk mencari pemain, petugas pengamanan pun langsung melakukan pencegahan dengan cara pengalihan agar para suporter tidak mengejar pemain.

Benda - benda di lempar ke lapangan oleh suporter yang lain dan ini menyebabkan kekecewaan suporter semakin kuat dan emosi kemarahan tidak terkendali.
BACA JUGA:
Polisi melepaskan tembakan fas air mata ke arah suporter untuk meredakan kekacauan yang terjadi. Suporter yang mencoba menghindar semakin tidak terkendali sehingga banyak penonton lain yang terinjak - injak demi menyelamatkan diri.

Netizen juga mengatakan banyak yang mengalami sesak napas akibat tembakan gas air mata dan juga harus kehilangan balita karena situasi panik dan tidak terkendali.
BACA JUGA:
Bukan hanya menewaskan banyak korban tapi juga mengakibatkan kerusakan dua kendaraan polisi. Mereka membakar dan juga merusak kendaraan polisi serta membakar fasilitas lain yang ada di stadion.

Terdapat total delapan kendaraan polisi yang di rusak, tidak hanya di dalam stadion namun juga kerusuhan terjadi di luar stadion.

Mobil rantis yang ditumpangi Persebaya dilempari suporter Arema. Para pemain Persebaya tertahan di dalam kendaraan taktis milik polisi selama kurang lebih satu jam.
BACA JUGA:
Polda Jawa Timur menggelar konferensi pers sekitar pukul 03:00, Minggu (2/10) tentang tragedi di Kanjuruhan, dengan laporan orang meninggal sebanyak 127 korban dan ada dua diantaranya polisi.

Karena kejadian tersebut, maka hukuman yang di dapat buat Arema FC dengan ancaman PSSI yaitu dilarang menjadi tuan rumah hingga sisa kompetisi Liga 1 2022/2023.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
DMCA.com Protection Status