Aturan Baru OJK, Gak Bayar Utang Pinjol dan Paylater Nasabah Sulit Dapat Pekerjaan - Tools Pinjol Terbaru

Edukasi Pinjaman Online

Membantu anda untuk mengerti tentang hukum hutang piutang, PERBANKAN, PINJAMAN ONLINE, serta aturan hukum lain yang sering di jumpai di masyarakat. dan juga mempublikasikan berita berita trending terkini, informasi terupdate dan terpercaya.

Aturan Baru OJK, Gak Bayar Utang Pinjol dan Paylater Nasabah Sulit Dapat Pekerjaan

aturan baru ojk kredit macet tidak bisa lamar kerja
aturan baru ojk telambat bayar pinjol dan galbay paylater, kredit macet tidak bisa lamar kerja

23 Agustus 2023 - Tools Pinjol,
Anak muda yang terlilit utang pinjol dan paylater diingatkan oleh OJK agar dibayar karena akan berdampak sulit mendapatkan pekerjaan.

Terlambat melakukan pembayaran maka akan tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan atau yang biasa kita sebut dengan SLIK OJK yang dulu dikenal BI Checking.

BACA JUGA:
“Kami memberi tahu anak muda, karena jika paylater statusnya menjadi kredit macet maka mereka akan masuk SLIK dan dampaknya cari kerja serta mengajukan KPR sulit,” ujar Friderica.

Wanita yang biasa dipanggil Kiki mengingatkannya untuk bijak dalam menggunakan pinjol dan paylater karena dampaknya sangat panjang. 

“Fenomena yang muncul karena gaya hidup agar bisa eksis di media sosial, agar tidak FOMO, ada yang YOLO, anak muda sekarang menjadi alasan kenapa banyak orang yang terjebak di pinjol dan paylater, belum lagi muncul pinjol ilegal," katanya.

Pihaknya juga memperkuat edukasi ke anak muda tentang pinjol agar dampaknya tidak negatif kepada si pengguna, terutama korban pinjol ilegal.

Sebuah tweet yang menjadi viral di Twitter menyebutkan lima lulusan baru tidak  mendapatkan pekerjaan karena kredit macet. Salah satu akun @kawtus menjelaskan mereka tidak lolos saat lamar kerja karena kredit skor mereka yang buruk.

Terkait kredit macet, masih belum jelas apakah berasal dari bank, pinjol atau paylater.

Fakta Kredit Macet Sulit Mendapatkan Pekerjaan

Friderica Widyasari Dewi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan buy now pay later (BNPL) terhubung dengan SLIK. Dengan demikian, apabila terdapat utang yang belum lunas maka akan mempengaruhi skor kredit.

Nantinya data SLIK akan lebih terintegrasi dan riwayat kredit seseorang bisa dilihat secara lengkap. Dalam hal ini, OJK sedang berupaya membuat pusat data Fintech Lending (Pusdafil). Kemudian pengajuan pinjaman akan diintegrasikan ke dalam SLIK OJK.

Kiki memberikan contoh orang yang melamar pekerjaan atau beasiswa dan mungkin terpengaruh oleh riwayat kreditnya. Tak hanya itu, Kiki sebelumnya mengatakan, dampak utang yang belum terbayar pada generasi muda yaitu tidak bisa mendapatkan pinjaman seperti Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

"Kemarin beberapa bank mengeluhkan penawaran harga. Banyak anak muda yang seharusnya mengajukan KPR untuk pertama kalinya tetapi tidak dapat melakukannya karena utang PayLater." ungkap kiki

Ia juga mengatakan, pinjaman beberapa pemuda berjumlah 300- 400 ribu. Meskipun kecil, pinjaman tersebut berdampak pada skor kredit. "Terus kadang mau bayar utang, tutup pintu. Kadang masih berlama-lama, susah dihubungi, dan sebagainya. Jadi harus hati-hati, itu ada di sekitar kita," pungkas Kiki. 

1 komentar:

KrisnaRmengatakan...

Penjelasannya bagus, butuh asupan lebih.. ūüėĀ

Diberdayakan oleh Blogger.
DMCA.com Protection Status