Polisi Menangkap Pelaku Penipu Mahasiswa IPB, Pelaku Mengaku Terjerat Utang Pinjol - Tools Pinjol Terbaru

Edukasi Pinjaman Online

Membantu anda untuk mengerti tentang hukum hutang piutang, PERBANKAN, PINJAMAN ONLINE, serta aturan hukum lain yang sering di jumpai di masyarakat. dan juga mempublikasikan berita berita trending terkini, informasi terupdate dan terpercaya.

Polisi Menangkap Pelaku Penipu Mahasiswa IPB, Pelaku Mengaku Terjerat Utang Pinjol

pelaku penipu mahasiswa IPB
pelaku penipu mahasiswa IPB berhasil tertangkap, pelaku sudah mengenakan rompi tahanan

Polisi Berhasil Menangkap Penipu Mahasiswa IPB, Pelaku: Uang Mahasiswa Untuk Bayar Utang Pinjol


19 November 2022-Tools Pinjol,
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin memimpin konferensi pers tentang kasus dugaan penipuan dan polisi menetapkan Siti Anisa Nasution (SAN) sebagai tersangka penipuan.

Pada hari Jumat (18/11/2022) di Mapolres Bogor, SAN ditampilkan ke publik dengan mengenakan baju tahanan warna biru. Dua orang polwan mendampingi SAN saat di lokasi konferensi pers.

BACA JUGA:

Terdapat banyak barang bukti yang ditunjukkan oleh Polisi yaitu buku tabungan, kartu ATM dan polisi menyita 1 unit mobil. Polisi juga menunjukkan toko online di aplikasi jual beli online hasil dari screenshot.

Pada hari Kamis (17/11) dini hari tepatnya di Perumahan Kebun Raya Residence, Ciomas, Kabupaten Bogor, SAN ditangkap polisi karena menipu mahasiswa untuk Bayar Utang Pinjol.

BACA JUGA:

Menurut pengakuan tersangka, SAN menipu uang para mahasiswa untuk menutupi sejumlah utang. Polisi belum mengetahui berapa total jumlah utang SAN dan polisi masih mendalami kasus ini, diduga SAN terlilit utang pinjol.

BACA JUGA:

Tersangka menjanjikan keuntungan 10 persen ke para mahasiswa di Bogor itu dan dengan modus tawaran investasi.

Dalam kasus ini, SAN bermodus menawarkan investasi kepada para mahasiswa. Anehnya, toko yang ditawarkan sebagai investasi kepada mahasiswa tidak ada.

BACA JUGA:

"Dengan iming-iming keuntungan 10 persen, pelaku menawarkan kerja sama. Namun toko online yang ditawarkan itu ternyata tidak ada," kata dia

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
DMCA.com Protection Status